Konstruksi Beton yang Bagus Untuk Bangunan

kegiatan betonisasi jalan rabat beton

Membuat sebuah bangunan tidak boleh sembarangan karena akan sangat berpengaruh pada kekuatannya. Beton banyak dipilih karena lebih kuat dan tahan lama. Tetapi untuk memperoleh konstruksi beton yang bagus harus menggunakan campuran bahan dengan komposisi tertentu.

Kontraksi beton adalah suatu campuran yang terdiri dari beberapa bahan seperti semen, agregat kasar, agregat halus, bahan kimia campuran dan air. Agregat kasar yang dipakai dapat menggunakan batu granit, batu kapur dan tumbukan batu kerikil. Sedangkan agregat halus menggunakan pasir. Setelah dicampurkan dan menjadi pasta baru dimasukkan ke rangka konstruksi menggunakan pompa beton.

Penggunaan air untuk membuat campuran pasta beton harus pas. Jika air yang digunakan terlalu sedikit maka proses penuangan akan menjadi lebih sulit sehingga kemungkinan dapat membuat rongga. Sedangkan jika air yang digunakan terlalu banyak maka kualitas perekatan beton menjadi kurang sempurna. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan pada saat pembuatan beton untuk sebuah bangunan.

Cetakan Beton

Agar beton menjadi berbentuk sesuatu dan sesuai dengan kebutuhannya maka harus menggunakan cetakan. Pembuatan cetakan harus diukur dengan teliti agar hasilnya nanti sempurna. Bahan yang dipakai untuk membuat cetakan harus paling bagus. Ini akan sangat berguna pada saat pelepasan cetakan dari beton setelah proses beton cor. Beton harus mudah dilepas dan tidak rusak.

Cetakan beton harus dapat dipasang dengan kuat dan tidak terpengaruh terhadap getaran. Pada saat pengecoran akan sangat dimungkinkan terjadi getaran. Jika pemasangannya tidak kuat maka bentuknya dapat berubah atau malah parahnya dapat ambruk. Umumnya beton sudah kuat setelah 28 hari pengecoran. Selama proses pengeringan ini harus disiram air agar perekatan beton sempurna.

Pemilihan Agregat

Agregat menjadi bahan yang sangat penting dalam pencampuran pembuatan beton. Ada dua macam agregat yaitu agregat kasar dan agregat halus. Pemilihan agregat harus yang benar agar kekuatan beton menjadi sempurna. Agregat yang dipilih harus dapat tahan lama dan tidak mudah lapuk serta bereaksi terhadap kimia. Agregat tersebut dicampur hingga menyatu sehingga memberikan adonan yang kuat.

Bahan yang ready mix mungkin akan lebih praktis tanpa mencampur dengan komposisi tertentu. Tetapi jika ingin kontruksi beton yang lebih kuat dan lebih kokoh maka akan sulit dilakukan karena harus mencampurnya dengan bahan lainnya lagi. Tentu saja campurannya malah menjadi kurang sempurna.

Agregat yang digunakan harus benar-benar bersih karena dapat berpengaruh pada kualitas adonan. Ukuran agregat dapat dipilih bervariasi agar menghasilkan beton yang kuat. Tetapi hindari bentuk agregat yang tajam agar lebih mudah untuk dicor. Pilih saja yang bentuknya tumpul sehingga hasil cor lebih bagus dan lebih padat.

Proses Pencampuran

Pada proses pencampuran membutuhkan kecepatan yang tinggi. Penggunaan pompa beton akan sangat membantu pada saat proses pengecoran. Dengan memakai metode pencampuran yang tepat dan peralatan yang juga tepat dapat menghasilkan beton berkualitas. Pada proses pencampuran ini komposisi air harus benar-benar diperhatikan.

Beton banyak dipilih untuk bangunan karena mempunyai beberapa keunggulan. Daya tahannya lebih bagus dan awet karena tidak mudah melapuk. Beton juga tidak akan mungkin dimakan rayap seperti halnya kayu. Keistimewaan lainnya adalah tahan terhadap api dan tidak mudah goyah oleh angin dengan kecepatan tinggi.

Membuat suatu bangunan yang kuat dan kokoh menggunakan beton menjadi pilihan paling tepat. Umumnya beton cor yang dibuat dengan peralatan, metode dan komposisi tepat akan menghasilkan bangunan lebih kokoh.

Tags: beton cor konstruksi beton ready mix